BALI SEBAGAI DESTINASI PARIWISATA SIAP BERDAYA SAING GLOBAL

Halo kawan, nama saya Mia Indriani kali ini saya akan membahas tentang Daya Saing Pariwisata di mata global. Reputasi pariwisata Indonesia kembali meroket. Giliran Condé Nast Traveller 2019 Timur Tengah memberikan awards untuk Bali, sebagai Favourite Adventure Destination buat wisatawan asal Timur Tengah 2018-2019. Pilihan itu dihimpun dari pembaca majalah dan digital media yang memiliki 20 merek dan berkantor pusat di New York Amerika Serikat itu. 

Penghargaan itu diterima dengan bangga pada 27 Februari 2019 lalu di Dubai, Uni Emirate Arab (UAE). Oleh VITO – Visit Indonesia Tourism Officer Timur Tengah, Nour Aridi, awards itu diserahkan ke Menpar Arief Yahya, di sela-sela VITO Annual Meeting di Radisson Batam, 10 April 2019. 

Awards itu menambah koleksi penghargaan pada pariwisata Indonesia di mata dunia. Reader choices adalah metode menjaring opini publik melalui netizen dan saat ini dinilai paling fair. Karena user genetaring content, pemilih bebas menentukan vote, tidak dipengaruhi oleh campur tangan manusia lagi. 

“Terima kasih Condé Nast Traveller Middle East. Sudah memilih Bali sebagai destinasi adventure yang paling favourit untuk market Timur Tengah!” aku Menpar Arief Yahya, sambil menegaskan lagi, bahwa penghargaan dunia oleh media yang bonafide, terpercaya, seperti ini penting untuk memperkuat branding Wonderful Indonesia. 

Menpar Arief ingin menjelaskan lagi kepada publik bahwa branding itu long investment. Pengaruhnya jangka panjang. Advertising itu jangka menengah, dan selling itu jangan pendek. Jadi jangan mempertentangkan prestasi branding dengan selling. 

“Jangan menanyakan, impact langsung dari penghargaan itu apa? Jumlah wisman dari Timur Tengah apa langsung bertambah signifikan? Itu pertanyaan selling, sedangkan ini capaian di branding. Jaka Sembung naik ojek, nggak nyambung jack. Framework stratagi promosi kita itu BAS, Branding, Advertising, Selling, masing-masing punya target yang berbeda!” jelas Arief Yahya. 

Menpar Arief bangga dengan penghargaan itu. Dia selalu menyebut 3C, Calibration, Confidence, Credibility. Calibration itu sudah melalui saringan kriteria yang berstandar global, semua negara disaring dengan metode yang sama. “Dan kita lolos! Ini juga semakin mengkonfirmasj bahwa natural resources dan cultural resources kita selalu top 20 in the world,” ujar Arief Yahya. 

Confidence artinya kepercayaan diri yang naik. Penghargaan itu secara internal memberi keyakinan diri bahwa Indonesia memang hebat dan berkelas dunia, bangsa ini bangsa pemenang. Bukan bangsa pecundang. 


Credibility, artinya secara eksternal, awards itu membuat bangsa-bangsa lain, customers kita, travellers semakin percaya akan keunggulan Indonesia. Klaim kepercayaan dari orang lain ini value nya tinggi. 

Ini juga semakin menguatkan bahwa produk yang baik, dipromosikan dengan tepat, akan menghasilkan impact yang bagus. Pesona Bali kalau dari sisi produk destinasi bagus, services nya juga bagus, maka meskipun positioningnya bukan wisata halal, tetapi tetap dipilih travellers Timur Tengah justru Bali, yang Wisata Budaya dan Alam. 

Penghargaan buat Bali sekaligus memperkuat posisi Indonesia yang semakin berjaya di sektor wisata halal. Tahun ini, Wonderful Indonesia bersanding ketat dengan Malaysia pada peringkat 1 Global Muslim Travel Index (GMTI). 

Wisata halal telah menjadi tren global yang sangat menjanjikan saat ini dan masa depan. Sejak tahun 2000 hingga 2020, GMTI menghitung jumlah wisatawan muslim dunia terus tumbuh 27% per tahun. 

Dan diprediksi akan mencapai 158 juta dengan total belanja 3.080 triliun. Angka pertumbuhan ini jauh melampaui pertumbuhan wisatawan dunia sebesar 6,4% per tahun versi WTTC (2018).

Tahun ini, Kemenpar menargetkan pariwisata halal dapat menyumbang sedikitnya 5 juta wisatawan mancanegara. Jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya ditarget sebanyak 2,6 juta wisman. Sedangkan target pertumbuhan pariwisata halal Indonesia yakni sebesar 42%, sejalan dengan tumbuhnya halal tourism dunia yang signifikan.

“Tahun ini merupakan tahun kedua penerapan standar global GMTI dalam menilai kinerja destinasi pariwisata halal unggulan Indonesia. Sebanyak 10 destinasi pariwisata unggulan Indonesia dinilai menggunakan standar ini. Yaitu Lombok, Aceh, Jakarta, Sumatera Barat, Yogyakarta, Jawa Barat, Riau, Kepulauan Riau, Malang Raya, Jawa Tengah, serta Makassar dan sekitarnya,” pungkasnya.

STRATEGI MEMBUAT USAHA DI ERA INDUSTRI 4.0

Buah Salak Pondoh

Apabila saya diberikan modal untuk membuat usaha, saya akan membuat usaha yang bersangkutan dengan Salak, yaitu saya akan membuat usaha Cake Salak atau Kue berbahan dasar Salak. Agar usaha saya ini menghasilkan Laba yang banyak, saya ingin memasarkan produk saya ini dengan Berbisnis Online karena sekarang sudah menerapkan Revolusi 4.0. Kita bisa memanfaatkan jaman sekarang ini untuk berbisnis online dengan mengenbangkan produk diri sendiri, diantaranya membuat kue yang lain daripada yang lain contohnya kue salak khas bali yang berbahan dasar salak bali, jadi rasa dari makanan tersebut mempunyai cirri khas daerah Bali.

Di Era Revolusi Industri 4.0 saat ini menjalankan bisnis berbasis online merupakan hal yang dapat memberikan kesempatan yang sangat luas untuk berkembang setiap saat sesuai dengan perkembangan/tren yang terjadi. Usaha bukan hanya mengandalkan modal saja namun dalam usaha juga diperlukan trik untuk mengembangkan usaha tersebut. Seperti halnya dengan usaha jualan online yang banyak pesaingnya. 

Usaha bukan hanya mengandalkan modal saja namun dalam usaha juga diperlukan trik untuk mengembangkan usaha tersebut. Seperti halnya dengan usaha jualan online yang banyak pesaingnya. Untuk mengatasi banyaknya pesaing bisnis di internet tersebut anda memerlukan beberapa kiat agar usaha jualan online anda tidak digeser bahkan dimatikan oleh pesaing.

Mungkin anda merasa bila bisnis atau perusahaan anda telah memiliki nama, dan memiliki banyak sekali konsumen loyal. Sayangnya, semua itu bukan jaminan untuk bisnis anda akan bertahan. Kebutuhan konsumen akan hal baru, bisa saja membuat mereka merasa bosan dengan produk atau jasa yang anda tawarkan. Konsumen bisa saja mencari perusahaan yang menyediakan produk dengan inovasi baru, sehingga anda akan kehilangan mereka.


Di Era Revolusi Industri 4.0 saat ini menjalankan bisnis berbasis online merupakan hal yang dapat memberikan kesempatan yang sangat luas untuk berkembang setiap saat sesuai dengan perkembangan/tren yang terjadi.

Usaha bukan hanya mengandalkan modal saja namun dalam usaha juga diperlukan trik untuk mengembangkan usaha tersebut. Seperti halnya dengan usaha jualan online yang banyak pesaingnya. 

Usaha bukan hanya mengandalkan modal saja namun dalam usaha juga diperlukan trik untuk mengembangkan usaha tersebut. Seperti halnya dengan usaha jualan online yang banyak pesaingnya. Untuk mengatasi banyaknya pesaing bisnis di internet tersebut anda memerlukan beberapa kiat agar usaha jualan online anda tidak digeser bahkan dimatikan oleh pesaing.

Mungkin anda merasa bila bisnis atau perusahaan anda telah memiliki nama, dan memiliki banyak sekali konsumen loyal. Sayangnya, semua itu bukan jaminan untuk bisnis anda akan bertahan. Kebutuhan konsumen akan hal baru, bisa saja membuat mereka merasa bosan dengan produk atau jasa yang anda tawarkan. Konsumen bisa saja mencari perusahaan yang menyediakan produk dengan inovasi baru, sehingga anda akan kehilangan mereka.

Berikut merupakan Strategi agar bisnis online kalian tetap eksis:

Memberikan pelayanan maksimal bagi konsumen
Konsumen yang diberikan pelayanan yang maksimal, maka kemungkinan besar mereka akan tertarik untuk ikut serta mengajak orang lain menjadi konsumen anda, serta mereka akan bersedia untuk menjadi pelanggan loyal bagi perusahaan anda.

Memberikan Inovasi pada produk yang dijual
Masyarakat kini menuntut adanya produk yang memiliki inovasi baru, serta berbeda dari produk pada umumnya. Anda mungkin dapat memperbarui ide-ide dalam produk atau jasa yang anda tawarkan, agar masyarakat semakin tertarik untuk mencoba produk tersebut, serta menjadi konsumen anda.

Dapat mengikuti Trend yang ada di pasaran
Menyediakan produk yang sedang diminati oleh masyarakat. Pada produk atau jasa yang anda tawarkan, perlu diberikan sedikit pembeda agar tidak menimbulkan kesan menjiplak produk orang lain. Mengikuti perkembangan dan trend sangat dibutuhkan agar bisnis anda tetap eksis.

Perluas jaringan bisnis anda
Memperluas jaringan bisnis, bisa ditempuh dengan melakukan beberapa teknik promosi yang hasilnya terbukti sangat ampuh dalam menarik hati masyarakat. Salah satu teknik berpromosi yang terbukti ampuh saat ini, yakni dengan endorse pada tokoh publik agar produk yang anda jual dapat dikenal oleh masyrakat luas.

Membuat ciri khas pada bisnis anda
Ciri khas bisnis sangat penting agar bisnis anda tetap eksis di pasaran. Tentu saja karena saat bisnis anda memiliki ciri khas yang berbeda dari perusahaan sejenis, maka masyarakat akan semakin tertarik untuk menjadi konsumen anda, selain itu ciri khas juga mempermudah masyarakat untuk menghafal perusahaan anda.

Fokus dan serius dalam menjalankan bisnis
Fokus dan serius merupakan hal yang sangat penting bila ingin bisnis berkembang. Sudah saatnya anda mengesampingkan kebutuhan pribadi dan lebih berfokus untuk mengembangkan binsis yang anda punya, terlebih lagi bila perusahaan anda masih tergolong baru. Anda dapat berfokus kepada pelayanan, kualitas serta mutu dari produk atau jasa yang anda tawarkan.

Dampak Industri Pariwisata 4.0

Halo kawan, nama saya Mia Indriani dari STP Nusa Dua Bali. Kali ini saya akan membahan mengenai Dampak Industri Pariwisata 4.0. Seperti yang kira ketahui Pariwisata merupakan bagian dari sektor industri di Indonesia yang prospeknya cerah, dan mempunyai potensi serta peluang yang sangat besar untuk dikembangkan. Peluang tersebut didukung oleh kondisi-kondisi alamiah seperti: letak dan keadaan geografis (lautan dan daratan sekitar khatulistiwa), lapisan tanah yang subur dan panoramis (akibat ekologi geologis), serta berbagai flora dan fauna yang memperkaya isi daratan dan lautannya. 

Bill Faulkner (1996): 5 aspek potensi pariwisata Indonesia:

• Warisan budaya yang kaya

• Bentang alam yang indah

• Letak dekat pasar pertumbuhan Asia

• Penduduk potensial (jumlah & mampu)

• Tenaga kerja (jumlah dan murah)

Usaha pengelolaan pariwisata mempunyai pengaruh yang tidak dapat dihindari 

sebagai akibat datangnya wisatawan ke suatu wilayah tertentu yang mempunyai 

kondisi berbeda dari tempat asal wisatawan tersebut.

Menurut John M. Bryden (1973) dalam Abdurrachmat dan E. Maryani (1998:79) 

yang menyebutkan suatu penyelenggaraan kegiatan pariwisata dan obyek wisata dapat memberikan setidaknya ada 5 butir dampak positif, adapun dampak positif tersebut yaitu:

a. Penyumbang devisa negara

b. Menyebarkan pembangunan

c. Menciptakan lapangan kerja

d. Memacu pertumbuhan ekonomi melalui dampak penggandaan (multiplier effect)

e. Wawasan masyarakat tentang bangsa-bangsa di dunia semakin luas

f. Mendorong semakin meningkatnya pendidikan dan ketrampilan penduduk

Abdurrachmat dan E. Maryani (1998:80) menjelaskan pula dampak-dampak negatif 

yang timbul dari pariwisata secara ekonomi, yaitu :

a. Semakin ketatnya persaingan harga antar sektor

b. Harga lahan yang semakin tinggi

c. Mendorong timbulnya inflasi

d. Bahaya terhadap ketergantungan yang tinggi dari negara terhadap pariwisata

e. Meningkatnya kecenderungan impor

f. Menciptakan biaya-biaya yang banyak

g. Perubahan sistem nilai dalam moral, etika, kepercayaan, dan tata pergaulan dalam masyarakat, misalnya mengikis kehidupan bergotong royong, sopan santun dan lain-lain.

h. Memudahkan kegiatan mata-mata dan penyebaran obat terlarang

i. Dapat meningkatkan pencemaran lingkungan seperti sampah, vandalisme (corat-coret), rusaknya habitat flora dan fauna tertentu, polusi air, udara, tanah, dsb.

Menurut Chohen (1984), dampak pariwisata terhadap kehidupan sosial ekonomi 

masyarakat lokal dapat dikategorikan menjadi delapan kelompok yaitu :

1. Dampak terhadap penerimaan devisa.

2. Dampak terhadap pendapatan masyarakat.

3. Dampak terhadap kesempatan kerja.

4. Dampak terhadap harga-harga.

5. Dampak terhadap distribusi.

6. Dampak terhadap kepemilikan dan kontrol.

7. Dampak terhadap pada pembangunan pada umumnya.

8. Dampak terhadap pendapatan pemerintah.

Perkembangan pariwisata yang sangat pesat dan terkosentrasi dapat menimbulkan 

berbagai dampak. Secara umum dampak yang ditimbulkan adalah dampak positif dan dampak negatif.

Dampak positif dari pengembangan pariwisata meliputi; (1) 

memperluas lapangan kerja; (2) bertambahnya kesempatan berusaha; (3) 

meningkatkan pendapatan; (4) terpeliharanya kebudayaan setempat; (5) dikenalnya 

kebudayaan setempat oleh wisatawan.

Sedangkan dampak negatifnya dari pariwisata tersebut akan menyebabkan; (1) terjadinya tekanan tambahan penduduk akibat pendatang baru dari luar daerah; (2) timbulnya komersialisasi; (3) berkembangnya pola hidup konsumtif; (4) terganggunya lingkungan; (5) semakin terbatasnya lahan pertanian; (6) pencernaan budaya; dan (7) terdesaknya masyarakat setempat (Spillane, 1989:47).

Bila dijabarkan lebih lanjut Dampak Pengembangan Pariwisata ialah sebagai berikut ;

a. Dampak Positif

Terbukanya lapangan kerja disektor pariwisata

Memberikan pendapatan tambahan bagi masyarakat yang turut serta 

memberikan pelayanan kepada para wisatawan yang memerlukan jasanya.

Pemerintah mendapat penghasilan berupa pajak penghasilan dan pajak 

perusahaan atau uang asing yang dibelanjakan oleh wisatawan mancanegara.

Mendorong pembangunan di daerah berupa perbaikan sarana dan prasarana 

dilingkungan daerah karena pemerintah mendapat income yang dapat 

digunakan untuk sarana dan prasarana yang kurang memadai.

Masyarakat menjadi lebih ingin mempelajari budaya serta adat istiadat agar 

bisa disajikan pada wisatawan dan dapat menjadikan obyek wisata itu menjadi 

lebih menarik karena atraksi budaya yang disuguhkan lebih variatif.

Masyarakat bisa menguasai beberapa bahasa asing agar bisa berkomunikasi 

dengan wisatawan asing guna menambah pengetahuan dan pengalaman. Tidak 

hanya itu, masyarakat juga dapat mengambil keuntungan agar wisatawan lebih 

akran dalam suasana kekeluargaan.Berbagai sumber daya yang ada digunakan secara optimal sehingga dapat menumbuhkan rasa untuk mencintai potensi sumber daya kita sendiri.

b. Dampak Negatif

Dampak negatif terhadap lingkungan alam yang mencakup gejala alam yang 

ada di sekitarnya.

Dampak negatif terhadap lingkungan binaan yang mencakup perkotaan, sarana 

dan prasarana, ruang terbuka, dan unsur bentang kota.

Dampak negatif terhadap lingkungan budaya yang mencakup nilai-nilai, 

kepercayaan, perilaku, kebiasaan, moral, seni, hukum, dan sejarah masyarakat.

Travel Digital di Era Milenial

Halo kawan kawan, nama saya Mia Indriani, kali ini saya akan membahas tentang bagaimana pendapat saya mengenai Travel Digital di Era Milenial. Beberapa tahun belakangan ini, melakukan perjalanan wisata tak lagi menjadi hal yang mewah karena bukan hanya kalangan berdompet tebal saja yang bisa melakukannya. Siapapun bisa berwisata ke luar daerah dengan dana yang lebih sedikit, fenomena itu kerap disebut “budget travel”. Budget travel merupakan bentuk wisata dengan biaya murah yang mencakup akomodasi dan transportasi. Istilah tersebut cukup populer di kalangan milenial.


Bagi milenial, pergi wisata ke berbagai tempat dengan spot menarik atau instagenic telah menjadi salah satu bagian dari gaya hidup.  Biasanya, wisatawan milenial menggemari wisata petualangan, eksplorasi, dan perjalanan darat (road trips). Meskipun kenyataannya generasi milenial belum sepenuhnya mapan secara finansial, tetapi mereka memiliki banyak waktu.
Melalui media sosial, mereka dapat dengan mudah membuat perencanaan perjalanan berbiaya murah.

Apalagi, saat ini banyak “travel blogger” atau “travel vlogger” yang memberikan tips di akun sosial media mereka tentang bagaimana melakukan perjalanan dengan biaya murah.
Tren “budget travel”, akhirnya membentuk tren ekonomi digital di mana petualangan dan kenang-kenangan di suatu tempat mengalahkan barang-barang bermerek.
Seorang Travel Blogger, Famega Syavira Putri, mengatakan perencanaan perjalanan menjadi hal yang penting dalam wisata low budget.
Selain itu, perlu juga dilakukan riset rute perjalanan dan persiapan dokumen, terutama jika ingin melakukan wisata ke luar negeri.

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam merancang perjalanan berbiaya murah adalah pemilihan moda transportasi dan tempat menginap. Perjalanan darat dinilainya bisa menjadi pilihan karena relatif lebih murah ketimbang melalui udara.  Tak hanya itu, perempuan yang akrab disapa Fame ini mengatakan perjalanan darat merupakan salah satu cara untuk mengurangi jejak karbon, setidaknya tidak lebih banyak dibandingkan menempuh perjalan dengan pesawat.

Untuk penginapan yang “low budget”, biasanya Fame memilih menginap di motel atau homestay. Saat ini, sudah banyak warga di lokasi wisata yang membuka rumah mereka menjadi penginapan bagi wisatawan.

Namun, meskipun memilih penginapan yang murah, ia mengingatkan supaya tidak melupakan faktor kenyamanan dan keamanan dalam menginap. Di era kemajuan teknologi saat ini, hampir semua aktivitas dilakukan melalui platform digital. Perencanaan perjalanan wisata low budget semakin mudah dengan kemunculan berbagai perusahaan agen perjalanan berbasis digital.
Dengan berselancar di gawai pintar, milenial dapat membuat rencana perjalanan dengan memesan tiket perjalanan, kamar dan tiket masuk lokasi wisata.

Tahukah kalian, tahun 2019 adalahtahudimanatahun yang sedangberkembang. Yang dimanatahuninibanyaksekaliaplikasi, gadget, dan lainya yang sudahbanyakberkembangmenjadilebihluas dan sangatmaju. Saya sendiri pun kagetternyataaplikasibuatansudahsangatmaju, bahkantakkalahdaribuatananakmuda Indonesia. Contohsajadariaplikasi Go-jeksangatlahmembantuandalamkegiatankita. Kita bias dapatsampai di tujuandenganaplikasiini. Bagaimanacaranya? Caranyayakitatinggalpesanjenistransoprtasi yang kitaingingunakan, misalnyakitainginmenujutempatdenganmobil, di aplikasi Go-jekkita bias memesantranspormasijenismobilini, lalukitaarahkantujuan yang inginkitapergilalusampedehkita di tujuankitagampangkan? Saya yakin di jamanmilenialinianak-anakpastisudahmengerticaramenguunakanaplikasi Go-jektersebut. Selain Go-jekaplikasi lain yang bias kitagunakansebagaireferensitrevellingkitaadalahInstagram. Wow, sudahpastitidakasinglagidenganaplikasiinikan ?yaaplikasiinisudahmerajalela di mukabumiini.

Mungkindari kalian pastiada yang belum tau kokaplikasi Instagram bisasebagaiaplikasireferensi yang digunakantreveleruntukmencaritempat-tempatwisata. Nah dari mana kita tau. Tentusajadaritempatpencarian Instagram. Kalian sekarangsudahbisamencaritempattreveling yang kalian inginkan. Makadariitu orang-orang bisamengaksestempatdarilokasitersebut.

Orang dijamanmilenialini juga pastitidaklahinginketinggalan zaman. Orang-orang akanmengaksestempatwisata yang banyakdijumpai oleh orang jamansekarang. Untukitubanyaksekali website-website trevelling dan aplikasitrevellingbahkanada juga website yang langsungmemberikanarahan di tempatwisataitu. Dan jika kalian membukan website-website trevelling di internet pasti kalian akandilihatkangambar-gambar yang bisamembuatmata kalian segardaningincepat-cepatkesana. Dan di website-websitenya pun kalian juga akandiberipenjelasandaritempatwisata yang kalian baca. Mulaidarilokasitempatwisatatersebut, jalanaksesnya, waktuperjalananya, budget yang diperkirakan, dan wahanaatauhal-halmenarik yang adadisana. Aplikasi juga begitubanyaksekaliaplikasi di jamansekarang yang sudahcanggih, kenapasyangbilangcanggih? Karena aplikasitrevellingsekarang,

karenakitasekarangbisalangsungmemesanakomodasibahkantransporatasi. Hebatbukan? Hebatsekali. Ada juga aplikasi yang bisamelihatfotonyasecaralangsung, seperti yang sudahsayaberitahutadiadalah Instagram, ada juga twitter, facebook, dan masihbanyaklagi. Dalambentukvidiopunkita juga sudahbisamengaksestempatwisata, anakjamanmilenialpastisudahterpikirkandenganaplikasiini. Ya, youtube. Youtube juga aplikasikedua yang merajalela di mukabumiini. Semua orang tau aplikasiini, mulaidarianakkecil, remaja, dewasa, hinggakakeknenekbisamengaksesaplikasiini. Youtubeadalahaplikasi yang seringdimanfaatkan oleh anak-anakmilenial yang karena di youtubekitabisamengapload video kitasaatliburanataubisasajatentangtempatwisatanya. Istilahnyaadalah vlog. Vlog bisadibikin oleh siapasaja, di upload oleh siapasaja, dimanasaja dan durasisepanjang yang kitainginkan.

Tapihanyasajayoutubemasihsangatterbuka. Terkadang video di youtube seringkali menipukita, adasaja yang memasangjudul yang tidaksesuai denga nisi vidionya. Jadi kalian pintar-pintarlahmemilih video sesuaidengankamuinginkandenganbijakoke? Bagisaya, treveler digital yang sangatbanyakdigunakan dan memangtebuktikecanggihanyaadalahtraveloka. Yasiapa yang tidakmegenaltraveloka, apliakasi yang sangatmembatutrevellermencaritempattujuantrevelmereka. Sebenarnyasemuaaplikasi dan website bisakitaaksesuntuktujuanwistakita, hanyasajakitaharuspintarmemilih dan menggunakanyadenganbijakjanganmenjadianakmilenialhanyasebagaistastussajatapiartikalahartimilenialdengankitaberfikir, bertindak, dan berbuat yang sesuaidengan tata krama Indonesia dan lebihmaju. Janganlupasebelum kalian berpergianwisatakeluar negeri. Cobalahkunjungiwisatadalam negeri, karenawisatadalam negeri gakkalahsaingdenganwisata di luar negeri.

Introduce Yourself (Example Post)

This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.

You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.

Why do this?

  • Because it gives new readers context. What are you about? Why should they read your blog?
  • Because it will help you focus you own ideas about your blog and what you’d like to do with it.

The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.

To help you get started, here are a few questions:

  • Why are you blogging publicly, rather than keeping a personal journal?
  • What topics do you think you’ll write about?
  • Who would you love to connect with via your blog?
  • If you blog successfully throughout the next year, what would you hope to have accomplished?

You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.

Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.

When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.

Design a site like this with WordPress.com
Get started